Konfigurasi Linux sebagai Gatway Internet


Di tutorial jaringan komputer kali ini saya
akan menjelaskan proses installasi linux yang nantinya akan dijadikan sebagai
gateway internet.

Btw, gateway itu
sendiri memiliki definisi
sebuah komputer yang melayani konversi
protokol antara beberapa tipe yang berbeda dari suatu network atau program
aplikasi. Sebagai contoh, sebuah gateway dapat meng-convert sebuah paket TCP/IP
menjadi paket NetWare IPX atau dari Apple Talk menjadi DECnet, dan lain-lain. (
Andino-Kamus TI – Ilmukomputer.com )

Gateway inilah
yang nantinya akan menghubungkan jaringan local dalam hal ini LAN dengan
jaringan public yaitu internet.

Sebagai catatan
dalam percobaan ini penulis menggunakan Redhat Linux 9, dan Fedora Core 4. Menggunakan
koneksi ADSL speedy dengan IP Static ( penulis pun bingung, karena baru pertama
kali ini penulis diberikan koneksi ADSL speedy dengan IP Static. 😀 . Ini
nyata.)

Sebelumnya paket yang
kita butuhkan adalah :

rp-pppoe-3.5-27.i386.rpm

Tapi setahu
penulis paket tersebut sudah terinstall dalam distro tersebut, untuk mengetahui
apakah pake tersebut sudah terinstall didalamnya login sebagai root :

root@alk.root#rpm -qa | grep pppoe

rp-pppoe-3.5-27

Perlu diketahui komputer yang akan dijadikan sebagai gateway nanti
membutuhkan 2 ethernet card nantinya.

Yupz, langsung
aja kita menuju pokok pembahasannya.

Langkah awal yang
harus dilakukan adalah memeriksa apakah kedua ethernet card tersebut sudah
terdetek dengan baik:

root@alk.root#ifconfig

eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:11

inet addr:192.168.1.1 Bcast:192.168.1.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr:
fe80::20c:29ff:feee:7111/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500
Metric:1

RX packets:61 errors:0 dropped:0
overruns:0 frame:0

TX packets:85 errors:0 dropped:0
overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:6938 (6.7 KiB) TX bytes:10092 (9.8 KiB)

Interrupt:10 Base address:0x1080

eth1 Link encap:Ethernet HWaddr 00:0C:29:EE:71:1B

inet addr:192.168.100.1 Bcast:192.168.100.255 Mask:255.255.255.0

inet6 addr:
fe80::20c:29ff:feee:711b/64 Scope:Link

UP BROADCAST RUNNING MULTICAST MTU:1500
Metric:1

RX packets:0 errors:0 dropped:0
overruns:0 frame:0

TX packets:21 errors:0 dropped:0
overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:1000

RX bytes:0 (0.0 b) TX bytes:1796 (1.7 KiB)

Interrupt:9 Base address:0x1400

lo Link encap:Local Loopback

inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0

inet6 addr: ::1/128 Scope:Host

UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436
Metric:1

RX packets:35 errors:0 dropped:0
overruns:0 frame:0

TX packets:35 errors:0 dropped:0
overruns:0 carrier:0

collisions:0 txqueuelen:0

RX bytes:2190 (2.1 KiB) TX bytes:2190 (2.1 KiB)

Yup, jika anda
mendapatkan komentar seperti itu silahkan menuju ke tahap selanjutnya. Jika
tidak ? Silahkan googling :D~~~.

Langkah
berikutnya adalah mengkonfigurasi ethernet card tersebut. Agar nantinya
konfigurasi tersebut dapat dijalankan secara otomatis ketika boot. File
konfigurasi ethernet dalam linux memiliki penamaan ethx, x ini menandakan
pengurutan, jika terdapat 2 ethernet card dalam komputer anda maka, file
konfigurasinya adalah eth0 dan eth1. Letak file konfigurasi secara default
terdapat dalam :

/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-ethx

Karena nantinya
kita akan menggunakan 2 lancard tersebut, maka file yang akan kita konfigurasi
adalah :

/etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth0 dan /etc/sysconfig/network-scripts/ifcfg-eth1

Sebagai contoh,
konfigurasi eth0 yang penulis gunakan adalah sebagai berikut :

DEVICE=eth0

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.1.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:11

IPADDR=192.168.1.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.1.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

DEVICE : merupakan
ethernet apa yang akan dikonfigurasi.

BOOTPROTO :
status dari penggunaan ip address, apakah bersifat dynamic ( DHCP ) atau
static.

BROADCAST :
alamat broadcast jaringan yang digunakan.

HWADDR : alamat
fisik dari ethernet card tersebut, biasa disebut Mac Address.

IPADDR : alamat
ip yang nanti akan digunakan oleh gateway linux. Alamat ini yang nantinya akan
berhubungan langsung dengan protol tcp/ip.

NETMASK : subnet
mask yang digunakan oleh device eth0. subnet mask ini digunakan untuk membagi
jaringan menjadi lebih kecil.

ONBOOT : apakah
nanti akan diproses ketika BOOT ??

Dan konfigurasi
eth1 yang digunakan oleh penulis :

DEVICE=eth1

BOOTPROTO=static

BROADCAST=192.168.100.255

HWADDR=00:0C:29:EE:71:1B

IPADDR=192.168.100.1

NETMASK=255.255.255.0

NETWORK=192.168.100.0

ONBOOT=yes

TYPE=Ethernet

Kemudian restart
service network.

root@alk.root#/etc/init.d/network restart

Sebelum ke
langkah selanjutnya, perlu diketahui bahwa, anda diharuskan untuk mengaktifkan
mode bridge pada modem adsl.

Langkah
selanjutnya adalah konfigurasi ADSL-nya :

root@alk.root#adsl-setup

# pertama kali
akan ditanyakan username yang telah diberikan oleh pihak ISP anda

LOGIN NAME
Enter your Login
Name:
121303xxxxxx@telkom.net
#device yang berhubungan langsung
dengan modem adsl anda, dalam hal ini eth1

INTERFACE
Enter the Ethernet interface connected to the ADSL modem

For Solaris, this is likely to be something like /dev/hme0.

For Linux, it will be ethX, where ‘X’ is a number.

(default eth0):eth1

# kalo yang ini pilih no aja,
karena ketika demand diaktifkan maka anda tidak bisa

# menggunakan IP yang dynamic

Enter the demand value (default no): no
# DNS yang digunakan, bagian ini bisa diisi nanti. Lewat saja.
# password yang diberikan oleh ISP anda, berbarengan dengan diberikannya
username tadi

PASSWORD
Please enter your Password:xxxxxxxx

# pemberian akses kepada user
untuk menjalankan/mematikan adsl

USERCTRL
Please enter ‘yes’ (three letters, lower-case.) if you want to allow
normal user to start or stop DSL connection (default yes):
yes

# langkah berikutnya adalah berkenaan dengan firewall disini penulis
memilih no 2
The firewall choices are:
0 – NONE: This script will not set any firewall rules. You are responsible
for ensuring the security of your
machine. You are STRONGLY
recommended to use some kind
of firewall rules.
1 – STANDALONE: Appropriate for a basic stand-alone web-surfing
workstation
2 – MASQUERADE: Appropriate for a machine acting as an Internet gateway

for a LAN

Choose a type of firewall (0-2):2

# apakah
akan dijalankan secara otomatis ketika boot ?

Start this connection at boot time

Do you want to start this connection at boot time?

Please enter no or yes (default no):yes

Dan selanjutnya ketik y saja untuk mensave konfigurasi diatas.

Ada beberapa konfigurasi yang
perlu dilakukan. Penulis memberikan sedikit konfigurasi tambahan yang
diletakkan pada file /etc/rc.local

echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward

iptables -A POSTROUTING -j MASQUERADE -t nat -s
192.168.1.0/24 -o ppp0

konfigurasi tersebut digunakan
untuk meneruskan paket ip dan melakukan masquerade. Masquerade sendiri
merupakan proses membagi bandwith, karena pada dasarnya isp hanya memberikan
satu koneksi dengan satu ip, maka agar dapat digunakan secara beramai-ramai
maka perlu dilakukan masquerade.

Selanjutnya anda tinggal menambahkan
dns server yang diberikan oleh telkom pada file konfigurasi
/etc/resolv.conf, yang penulis gunakan adalah 202.134.0.155.

root@alk.root#echo nameserver 202.134.0.155 >
/etc/resolv.conf

root@alk.root#cat /etc/resolv.conf

nameserver
202.134.0.155

Selanjutnya anda tinggal
menjalankan adsl-start.

Selamat bersurfing ria. :D~

Asik Liat Orang Surfing

Iklan

Hati Murni

Sesuatu yang baik, belum tentu benar. Sesuatu yang benar, belum tentu baik. Sesuatu yang bagus, belum tentu berharga. Sesuatu yang berharga/berguna, belum tentu bagus.

Pikiran yang terbuka dan mulut yang tertutup merupakan suatu kombinasi kebahagiaan.

Semakin banyak Anda berbicara tentang diri sendiri, semakin banyak pula kemungkinan untuk Anda berbohong.


Jika Anda tidak bisa menjadi orang pandai, jadilah orang yang baik.

Seorang teman sejati akan membuat Anda hangat dengan kehadirannya, mempercayai akan rahasianya dan mengingat Anda dalam doa-doanya.

Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.

Jika kita berbuat baik, kebaikan pula yang akan kita terima kelak.

Senyum tidak hanya akan menampilkan wajah yang cerah, namun juga menghangatkan jiwa.

Cinta itu angkuh dan lembut. Lebih baik memiliki cinta daripada memiliki semua bintang di langit.

Yang penting bukan berapa lama kita hidup, tetapi bagaimana kita hidup.

Nasihat yang baik tidak pernah datang terlambat.

Iri hati yang ditunjukan kepada seseorang akan melukai diri sendiri.

Anda cuma bisa hidup sekali saja didunia ini, tetapi jika anda hidup dengan benar, sekali saja sudah cukup.

Kenangan indah masa lalu hanya untuk dikenang, bukan untuk diingat-ingat.

Rasa takut bukanlah untuk dinikmati, tetapi untuk dihadapi.

Orang bijaksana selalu melengkapi kehidupannya dengan banyak persahabatan.

Lidah anda yang menentukan siapa anda.

Diantara isi rumah tangga, anak-anaklah yang terbaik.

Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri.

Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam. Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa. Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim. Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji.

Jika Anda tidak memulai hari ini dengan senyuman, belum terlambat untuk mencobanya pada hari esok.

Buka mata kita lebar-lebar sebelum menikah, dan biarkan mata kita setengah terpejam sesudahnya

Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya

Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu di dalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya

Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kita senang dan perisai diwaktu kita susah

Namun kita tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kita mengharapkan seseorang tanpa kesalahan. Karena semua manusia itu baik kalau kita bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kita bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kita tidak bisa melihat keduanya.

Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah

Bila Kita mengisi hati kita dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kita tak memiliki hari ini untuk kita syukuri.

Perlukah merasa kecil dan malu dihina? Orang yang dihina itu sebenarnya memungut pahala cum-cuma tanpa perlu bersusah payah

Semulia-mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi, memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat. (Khalifah Abdul MAlik bin Marwan)

Barang siapa yang selalu kekenyangan maka banyaklah dagingnya, dan siapa yang banyak dagingnya maka kuatlah nafsunya. Siapa yang kuat nafsunya maka banyaklah dosanya, siapa yang banyak dosanya maka keraslah hatinya dan siapa yang keras hatinya maka tenggelamlah dia dalam bencana dunia serta keindahannya

Sesungguhnya sebagian perkataan itu ada yang lebih keras dari batu, lebih tajam dari tusukan jarum, lebih pahit daripada jadam dan lebih panas daripada bara. Sesungguhnya hati adalah ladang, maka tanamlah ia dengan perkataan yang baik, karena jika tidak tumbuh semuanya (perkataan yang tidak baik) niscaya tumbuh sebagiannya

Tidak ada simpanan yang lebih berguna daripada ilmu.
Tidak ada sesuatu yang lebih beruntung daripada adab.
Tidak ada kawan yang lebih bagus daripada akal.
Tidak ada benda ghaib yang lebih dekat daripada maut.

Sekali tidak berhasil bukan berarti gagal selamanya

Kebahagiaan takkan pernah bisa dibeli dengan uang

Orang yang banyak ketawa itu kurang wibawanya.
Orang yang suka menghina orang lain, dia juga akan dihina.
Orang yang mencintai akhirat, dunia pasti menyertainya.
Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga

Sesungguhnya orang-orang yang berlaku adil di sisi Allah laksana berada di atas mimbar yang terbuat dari cahaya.
Mereka itu orang-orang yang berlaku adil dalam menetapkan hukum
baik kepada rakyat maupun kepada keluarga

Tiga sifat yang menyebabkan penyandangnya tidak tentram dalam hidupnya : iri, dengki, dan akhlak buruk

Hiduplah Sesuka hatimu,
Sesungguhnya kamu pasti mati.
Cintai siapa saja yang kamu senangi,
Sesungguhnya kamu pasti akan berpisah dengannya.
Lakukan apa saja yang kamu kehendaki,
Sesungguhnya kamu akan memperoleh balasannya.

Tidak ada kebaikan bagi pembicaraan kecuali dengan amalan.
Tidak ada kebaikan bagi harta kecuali dengan kedermawanan.
Tidak ada kebaikan bagi sahabat kecuali dengan kesetiaan.
Tidak ada kebaikan bagi shadaqah kecuali niat yang ikhlas.
Tidak ada kebaikan bagi kehidupan kecuali kesehatan dan keamanan

Banyak orang akan datang dan pergi dari kehidupanmu, tetapi hanya sahabat-sahabat sejati yang akan meninggalkan bekas di dalam hatimu.

Untuk menangani dirimu, gunakan kepalamu. Tetapi untuk menangani orang lain, gunakan hatimu.

Kemarahan hanyalah satu kata yang dekat dengan bahaya.

Pikiran yang besar membicarakan ide-ide;
Pikiran yang rata-rata membicarakan kejadian-kejadian;
Dan pikiran yang kerdil membicarakan orang-orang.

Allah memberikan kepada setiap burung makanan mereka, tetapi Ia tidak melemparkan makanan itu ke dalam sarang mereka.

Ia yang kehilangan uang, kehilangan banyak;
Ia yang kehilangan seorang teman, kehilangan lebih banyak;
Tetapi ia yang kehilangan keyakinan, kehilangan semuanya.

Belajarlah dari kesalahan orang lain. Engkau tidak dapat hidup cukup lama untuk mendapatkan semua itu dari dirimu sendiri.

Lidah praktis tidak berat sama sekali, tetapi hanya sedikit orang yang dapat memegangnya.

Smart people learn from their own mistakes. Smarter people learn from the mistakes of ot

Kata-kata Pujangga

J U R N A L J A L A N H I D U P

Kata-kata Pujangga:”Berfikir sejenak, merenung masa lalu adalah permulaan yang baik untuk
bertindak.”

Kata seorang sahabat: “Kita bermula sebagai seorang yang baru.”

Kata-kata Pujangga: “Rahsia untuk berjaya ialah menghormati orang lain.”

Kata-kata Pujangga: “Saya percaya; esok sudah tidak boleh mengubah apa yang berlaku hari ini,
tetapi hari ini masih boleh mengubah apa yang akan terjadi pada hari esok.”

Kata-kata Pujangga: “Yang telah berlalu biarkan ia berlalu, yang mendatang hadapi dengan
cemerlang.”

Kata-kata Pujangga: “Jadidiri seseorang itu kadangkala tidak terletak pada pujian semata-mata,
kadang-kala kejian juga.”

Kata-kata Pujangga: “Banyak perkara yang kita ingini, tidak semua yang akan kita dapat.”

Kata-kata Pujangga: “Sesuatu yang benar itu apabila dikehendaki batil, maka batillah jadinya.”

Kata-kata Pujangga: “Andai air usaha itu bisa kita teguk, teguklah sehingga ia kering dan basahan
tawakkal bakal mendingin di ruang tekak.”

Kata-kata Pujangga: “Kadang-kadang sesuatu yang berharga itu kita sedari setelah ia meninggalkan
kita, dan kala itu kita hanya pasrah.”

Kata-kata Pujangga: “Andai kau pernah menghirup madu, melihat damai dan merasa senang, ingatlah
suatu masa nanti mungkin semua itu akan sirna.”

Saya minat dengan kata-kata ni: “Seorang yang tidak bersifat penyayang, tak akan dapat
menghasilkan karya yang terbaik.”

Kata-kata Pujangga: “Untuk mencicip kemanisan, perlu bermula dengan mengupas kepahitan.”

Kata-kata Pujangga: “Tiada yang paling bernilai pada sebuah kejayaan selain sebuku usaha.”

Kata-kata Pujangga: “Kalau dulu tidak pernah terdetik di hati akan suatu rasa itu, tentu kini
kita tidak berusaha mencapainya.”

Kata-kata Pujangga: “Berbuat baik jangan sekali, buatlah berkali-kali.”

Kata-kata Pujangga: “Kasihkan manusia lepaskan dia kepada pilihan dan keputusannya kerana di situ
tanda kita gembira melihat insan yang kita sayangi beroleh bahagia.”

Kata-kata Pujangga: “Kawan ketawa mudah dicari, kawan menangis keseorangan diri.”

Kata-kata Pujangga: “Jangan sesekali menggadai prinsip, demi untuk mendapat dunia yang
mengiurkan.”

Kata-kata Pujangga: “Biarpun jalan itu panjang, kita akan merintisnya perlahan-lahan.”

Kata-kata Pujangga: “Hidup ini adalah warna-warni yang terlakar pada kanvas, walaupun tidak
cantik ia tetap mempunyai sejuta maksud.”

Kata-kata Pujangga: “Sesuatu khayalan kadang-kadang menjadi realiti.”

Kata-Kata Pujangga: “Tidak ada manusia yang hidup untuk gagal, tetapi tidak merancang adalah
merancang untuk gagal.”

Kata-kata Pujangga: “Manusia tidak perlu dihukum kerana lupa, tetapi manusia perlu dihukum kerana
sengaja lupa.”

Kata-kata Pujangga: “Andai hidup punca perpisahan, biarlah mati menyambungnya semula. Namun
seandainya mati punca perpisahan, biarlah hidup ini membawa erti yang nyata.”

Kata-kata Pujangga: “Saya sayang awak, sukarkah untuk dilafazkan?”

Kata-kata Pujangga: “Mereka mendahulukan akhirat ke atas dunia, mencintai kematian di dalam
ketaatan, dan melebihkannya dari kehidupan pada kemaksiatan. Jika berkuasa mereka menghukum
dengan adil, mereka memerintah dengan anjuran Islam, mereka zuhud, mereka berbuat baik, maka
merekalah orang-orang yang beruntung! Kitakah mereka itu?”

Kata-kata Pujangga: “Jika dunia ini persinggahan, mengapa tidak kita banyakkan bekalan untuk
meneruskan perjalanan? Kerana kita cuma ada satu persinggahan.”

Kata-kata Pujangga: “Kekayaan boleh mengaburkan jalan yang jujur”

Kata-kata Pujangga: “Tidak akan ada kemakmuran tanpa kasih sayang, Hanya mereka yang beriman
sahaja tahu akan erti kasih sayang.”

Kata-kata Pujangga: “Masihkah ada dendam yang bersisa tika tangan bersentuhan mesra.”

Kata-kata Pujangga: “Sebuah kebenaran kadangkala mengandungi kesilapan.”

Kata-kata Pujangga: “Manusia tak akan berjaya selagi sentiasa mengenangkan kegagalan yang pernah
ditempuhinya.”

Kata-kata Pujangga: “Untuk mendapat sesuatu yang besar, kita patut banyak berkorban
perkara-perkara yang kecil.”

Kata-kata Pujangga: “Tiada siapa akan mengubah saya, oleh itu saya perlu ubah diri sendiri.”

Kata-kata Pujangga: “Seorang juara tidak menangguhkan kerjanya.”

Kata-kata Pujangga: “Tidak berakal seseorang manusia apabila tidak mahu menerima dan meminta
nasihat daripada orang lain.”

Kata-kata Pujangga: “Hidup ini adalah keputusan diri sendiri.”

Kata-kata Pujangga: “Setiap manusia mahu dihargai, sekurang-kurangnya berilah senyuman kerana
memberikan senyuman seperti memberikan orang lain peluang.”

Kata-kata pujangga: “Adakalanya kita perlu menangis agar kita tahu bahawa hidup ini bukan sekadar
untuk ketawa dan adakalanya kita perlu ketawa agar kita tahu menilai mahalnya setitis air mata.”
(Kiriman seorang kawan)

Kata-kata Pujangga: “Barangsiapa yang tidak mampu untuk mendidik dirinya, nescaya tidak mampu
untuk dia mendidik orang lain.”

Kata-kata Pujangga: “Barangsiapa yang sengaja meletakkan dirinya di tempat-tempat tohmahan, maka
janganlah dia mencela orang yang buruk sangka terhadapnya.”

Kata-kata Pujangga: “Dunia ini adalah umpama bangkai sedang pemburunya persis seekor anjing.”

Kata-kata Pujangga: “Barangsiapa yang panjang kemarahannya maka sirnalah adab dan akhlaknya.”

Kata-kata Pujangga: “Bahagia seseorang manusia tidak terletak pada penilaian orang lain, duka
seseorang manusia tak sama dirasai orang lain, tetapi bahagia yang hakiki adalah ketaqwaan yang
semua manusia patut miliki.”

Kata-kata Pujangga: “Orang yang tidak menghormati orang lain tidak akan dihormati.”

Kata-kata Pujangga: “Barangsiapa yang tiada sifat penyayang maka dia tidak akan disayangi”

Kata-kata Pujangga: “Barangsiapa yang tidak pernah merasai sesuatu, nescaya tidaklah ia
mengetahui.”

Kata-kata Pujangga: Seandai dirinya tercipta untukku, rela kumenjadi miliknya.” – Nur Kasih

Kata-kata Pujangga: “Manusia gagal bukan kerana kebodohan, tetapi mereka gagal kerana melakukan
perkara yang bodoh.”

Kata-kata Pujangga: “Berkatalah benar sekalipun kebenaran itu pahit.”

Kata-kata Pujangga: “Orang yang bijak tidak akan melengah-lengahkan kerjanya. Jangan kau tangguh
kerja hari ini untuk esok hari!”

Kata-kata Pujangga: “Jika kail panjang sejengkal, usah diduga lautan yang dalam, walaupun lautan
itu tidak bergelora.”

Kata-kata Pujangga: “Manusia yang berakal sentiasa memikirkan perkara yang berfaedah.”

Kata-kata Pujangga: “Kebenaran itu ibarat air yang mengalir, sekalipun disekat ia tetap akan
terus mengalir.”

Kata-kata Pujangga: “Mereka yang menghidupkan sunnah Rasulullah SAW di akhir zaman umpama
menggenggam bara api yang menyala. Kitakah mereka itu?”

Kata-kata Pujangga: “Kita tidak akan ke mana-mana selagi tidak mahu melakukan perubahan.”

Kata-kata Pujangga: “Rumah yang kecil kadangkala mampu melahirkan tokoh yang hebat”

Kata-kata Pujangga: “Hidup tanpa cita-cita, sia-sia. Hidup tanpa usaha tak ke mana.”

Kata-kata Pujangga: “Manusia diuji oleh Allah berdasarkan keimanan yang mereka miliki.”

Kata-kata Pujangga: “Tangisan seorang bayi adalah serungkai kata yang penuh makna.”

Kata-kata Pujangga: “Manusia mampu mengemukakan 1000 alasan mengapa mereka gagal tetapi mereka
sebenarnya hanya perlukan satu sebab yang kukuh untuk berjaya.”

Imam al-Ghazali berkata: “RAJIN adalah penawar yang paling mujarab, sedang MALAS adalah racun
yang sangat berbisa.”

“Do what you can with what you have right where you are.” – Henry Truman.

Kata-kata Pujangga: “Tiada yang mustahil di sisi Allah SWT untuk menjadikannya.”

Berkata seorang Ahli Sufi : “Siapa yang takut kepada Allah, nescaya semua makhluk takut
kepadanya.”

It is not a mountain that we conquer but ourselves – Edmund Hillary

Kata-kata Pujangga: ” Kenapa manusia menyerahkan kehidupannya untuk ditentukan oleh orang lain
sedangkan dia mampu berdoa kepada Tuhannya dan tiada siapa yang boleh menghalangnya berdoa?”

Berkata Ar-Rumi: “Manusia dilahirkan dengan kemampuan untuk terbang, kenapa pula mereka memilih
untuk merangkak sepanjang hayat.”

Kata-kata Pujangga: “Kemenangan bermula dari dalam diri.”

Ibnu Mu’taz pernah berkata: Penyimpan harta itu mati walaupun ia masih hidup. Penyimpan ilmu pula
hidup walaupun ia telah mati.

Kata-kata Pujangga: “Setiap manusia dilahirkan sebagai seorang juara, kita tidak kalah walaupun
berada di bawah tetapi kita kalah sekiranya kita tidak bangun semula.”

Berkata Abu Sulaiman: “Apabila hati menangis kerana kehilangan, roh pula akan ketawa (gembira)
kerana kerinduan.”

Kata-kata Pujangga: “Angan-angan tidak akan mengubah kita walau seinci, tetapi apa yang kita
laksanakan itulah yang mengubah kita.”

Kata-kata Pujangga: “Kemahuan yang tinggi akan mengubah persepsi seseorang terhadap sesuatu
sehingga yang mustahil pun bisa terjadi.”

Melia Bali Nusa Dua

Federasi Karate Tradsional Indonesia(FKTI)

KabarindonesiaFederasi Karate Tradsional Indonesia(FKTI) adalah
sebuah induk organisasi cabang olahraga karate tradisional yang membina dan mengembangkan karate tradisional di Indonesia. Induk organisasi ini dinaungi oleh sebuah badan hukum yaitu,yayasan INKAI Karate-DO Tradisional yang telah disahkan dengan keputusan MenHukkam RI Nomer:C-464.HT.01.02.th 2005 yang diumumkan dalam lembaga Berita Negara RI tanggal 20 Mei 2005 Nomor 40.

Kalender kegiatan acara FKTI pada tahun 2008 ini menyelenggrakan Open Tournament sebuah kejuaran terbuka Junior Karate Tradisional Tahun 2008 berlangsung pada tanggal 26-27 di Gedung Olahraga Ragunan bekerjasama dengan sebuah perusahaan jasa pengamanan yang sudah mendunia yaitu PT Secom.

Tujuan dari kejuaran ini adalah untuk mencari bibit sekaligus pengkaderisasian atlet-atlet karate tradisional untuk dapat membina atlet jangka panjang, sehingga akan memperoleh atlet karate tradisional yang lebih baik dimasa mendatang.

Presiden Direktur FKTI,Sabeth Mukhsin menejelaskan, Menpora Cup II yang rencananya digelar bulan September 2008 di Samarinda diharapkan dapat mempersiapkan atlet terbaiknya untuk segera dikirim ke kejuaraan dunia ITKF yang diselenggrakan pada tanggal 11-12 Oktober 2008 di Vilinius, Lthuania.

“Tentu kegiatan tersebut perlu persiapan secara matang baik, atlet maupun pendanaannya,” ujar Sabeth kepada wartawan, di Jakarta, Sabtu (26/1) siang.

seni kata

SEJARAH DAN PERKEMBANGAN KARATE


SEJARAH KARATE

Ilmu bela diri sebenarnya sudah dikenak semenjak manusia ada, hal ini dapat dilihat dari peninggalan-peninggalan purbakala antara lain: kapak-kapak batu, lukisan-lukisan binatang yang dibunuh dengan senjata seperti tombak dan panah.
Bela diri pada waktu itu hanya bersifat mempertahankan diri dari gangguan binatang buas dan alam sekitarnya. Namun sejak pertambahan penduduk dunia semakin meningkat, maka gangguan yang datang dari manusia mulai timbul sehingga keinginan orang untuk menekuni ilmu bela diri semakin meningkat.
Tersebutlah pada 4.000 tahun yang lalu, setelah Sidartha Gautama pendiri Budha wafat, maka para pengikutnya mendapat amanat agar mengembangkan agama Budha keseluruh dunia. Namun karena sulitnya medan yang dilalui, maka para pendeta diberikan bekal ilmu bela diri. Misi yang ke arah Barat ternyata mengembangkan ilmu Pangkration atau Wrestling di Yunani. Misi keagamaan yang berangkat ke arah Selatan mengembangkan semacam, pencak silat yang kita kenal sekarang ini. Salah satu misi yang ke Utara menjelajahi Cina menghasilkan kungfu (belakangan di abad XII, kungfu dibawa oleh pedagang Cina dan Kubilaikhan kenegara Majapahit di Jawa Timur).
Dari Cina rombongan yang ke Korea menghasilkan bela diri yang kemudian kita kenal dengan Taekwondo. Dari Korea ternyata rombongan tidak dsapat meneruskan perjalanan ke Jepang, tetapi berhenti hanya sampai di kepulauan Okinawa. Tidak berhasil masuknya rombongan ke Jepang, karena di Jepang saat itu sudah mengembangkan ilmu bela diri Jujitsu, yudo, kendo dan ilmu pedang (kenjutsu). Namun sejarah mencatat bahwa pasda tahun 1600-an, Kerajaan Jepang telah menguasai Okinawa. Kerajaan Jepang telah memerintah Okinawa dengan tangan besi, penduduk dilarang memiliki senjata tajam, bahkan orang tua dilarang memakai tongkat. Diam-diam bangsa yang terjajah ini mempelajari ilmu bela diri dengan tangan kosong yang waktu dikenal dengan nama TOTE. Dari satu teknik ke teknik lainnya, ilmu bela diri diperdalam dan para pendeta ikut mendorong berkembangnya ilmu bela diri TOTE ini.
Kemudian pada tahun 1921 seorang penduduk Okinawa bernama Funakoshi Gitchin memperkenalkan ilmu bela diri dari TOTE ini di Jepang, dan namanya pun berubah menjadi karatre, sesuai dengan aksen Jepang dalam cara membaca huruf kanji. Sejak saat itu karate berkembang dengan pesat di Jepang.

KARATE DI INDONESIA

Karate masuk di Indonesia bukan dibawa oleh tentara Jepang melainkan oleh Mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang kembakli ke tanah air, setelah menyelesaikan pendidikannya di Jepang. Tahun 1963 beberapa Mahasiswa Indonesia antara lain: Baud AD Adikusumo, Muchtar dan Karyanto mendirikan Dojo di Jakarta. Mereka inilah yang mula-mula memperkenalkan karate (aliran Shoto-kan) di Indonesia, dan selanjutnya mereka membentuk wadah yang mereka namakan PORKI. Beberapa tahun kemudian berdatangan ex Mahasiswa Indonesia dari Jepang seperti Setyo Haryono (pendiri Gojukai), Anton Lesiangi, Sabeth Muchsin dan Chairul Taman yang turut mengembangkan karate di tanah air. Disamping ex Mahasiswa-mahasiswa tersebut di atas orang-orang Jepang yang datang ke Indonesia dalam rangka usaha telah pula ikut memberikan warna bagi perkembangan karate di Indonesia. Mereka-mereka ini antara lain: Matsusaki (Kushinryu-1966), Ishi (Gojuryu-1969), Hayashi (Shitoryu-1971) dan Oyama (Kyokushinkai-1967).
Karate ternyata memperoleh banyak penggemar, yang implementasinya terlihat muncul dari berbagai macam organisasi (Pengurus) karate, dengan berbagai aliran seperti yang dianut oleh masing-masing pendiri perguruan. Banyaknya perguruan karate dengan berbagai aliran menyebabkan terjadinya ketidak cocokan diantara para tokoh tersebut, sehingga menimbulkan perpecahan di dalam tubuh PORKI. Namun akhirnya dengan adanya kesepakatan dari para tokoh-tokoh karate untuk kembali bersatu dalam upaya mengembangkan karate di tanah air sehingga pada tahun 1972 terbentuklah satu wadah organisasi karate yang diberi nama FORKI (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia).
Adapun mereka yang pernah menduduki jabatan sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PB. FORKI sejak tahun 1972 sampai dengan saat ini adalah:

1972-1977: Ketua Umum: Widjojo Sujono, Sekretaris Jenderal: Otoman Nuh
1977-1980: Ketua Umum: Sumadi, Sekretaris Jenderal: Rustam Ibrahim
1980-1984: Ketua Umum: Subhan Djajaatmadja, Sekretaris Jenderal: G.A. Pesik
1984-1988: Ketua Umum: Rudini, Sekretaris Jenderal: Adam Saleh
1988-1992: Ketua Umum: Rudini, Sekretaris Jenderal: G.A. Pesik
1992-1996: Ketua Umum: Rudini, Sekretaris Jenderal: G.A. Pesik
1997-2001: Ketua Umum: Wiranto, Sekretaris Umum: Hendardji-S
2001-2005: Ketua Umum: Luhut B. Panjaitan, Sekretaris Umum: Hendardji-S

PERGURUAN KARATE ANGGOTA FORKI

1. AMURA
2. BKC (Bandung Karate Club)
3. BLACK PANTHER
4. FUNAKOSHI
5. GABDIKA SHITORYU (Gabungan Beladiri Karate-Do Shitoryu)
6. GOJUKAI
7. GOJU RYU ASS
8. GOKASI (Goju Ryu Karate-Do Shinbukan Seluruh Indonesia)
9. INKADO (Indonesia Karate-Do)
10. INKAI (Institut Karate-Do Indonesia)
11. KALA HITAM
12. KANDAGA PRANA
13. KEI SHIN KAN
14. KKNSI (Kesatuan Karate-Do Naga Sakti Indonesia)
15. KKI (Kushin Ryu Karate-Do Indonesia)
16. KYOKUSHINKAI (Kyokushinkai Karate-Do Indonesia)
17. LEMKARI (Lembaga Karate-Do Indonesia)
18. MKC (Medan Karate Club)
19. PERKAINDO
20. PORBIKAWA
21. PORDIBYA
22. SHINDOKA
23. SHI ROI TE
24. TAKO INDONESIA
25. WADOKAI (Wadoryu Karate-Do Indonesia)

Seni Beladiri

Seni bela diri merupakan satu kesenian yang timbul sebagai satu cara seseorang itu mempertahankan diri. Seni bela diri telah lama wujud dan pada mulanya ia berkembang di medan pertempuran sebelum secara perlahan-lahan apabila peperangan telah berkurangan dan penggunaan senjata moden mula digunakan secara berleluasa, seni bela diri mula berkembang dikalangan mereka yang bukannya anggota tentera tetapi merupakan orang awam.

Boleh dikatakan seni bela diri terdapat di merata-merata di dunia ini dan hampir setiap negara mempunyai seni bela diri yang berkembang samaada secara tempatan atau diubah suai daripada seni bela diri luar yang meresap masuk. Sebagai contoh seni silat adalah seni bela diri yang berkembang di negara ASEAN dan terdapat di Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Brunei.

Bagaimanapun kemudahan perhubungan dan komunikasi yang adapada masa ini memudahkan perkembangan idea dan seni bela diri tidak lagi terhad di tanah asalnya tetapi telah berkembang keseluruh dunia.

Seni bela diri juga terbahagi kepada beberapa jenis daripada seni tempur bersenjata tajam, senjata tidak tajam seperti kayu, dan seni tempur tangan kosong. Di antara jenis-jenis seni bela diri yang ada adalah seperti berikut:

  1. Aikido
  2. Capoeira
  3. Gulat
  4. Hapkido
  5. Jiu Jitsu
  6. Jogo do pau
  7. Judo
  8. Kalaripayat
  9. Karate
  10. Kendo
  11. Kung fu
  12. Silambam
  13. Silat
  14. Taekwondo
  15. Taido
  16. Tomoi
  17. Wing Tsun
  18. Wun-hup-kuen-do
  19. Wushu

Falsafah Karate

Falsafah Karate

1. Rakka (Bunga yang berguguran) Ia adalah konsep bela diri atau pertahanan di dalam karate. Ia bermaksud setiap teknik pertahanan itu perlu dilakukan dengan bertenaga dan mantap agar dengan menggunakan satu teknik pun sudah cukup untuk membela diri sehingga diumpamakan jika teknik itu dilakukan ke atas pokok, maka semua bunga dari pokok tersebut akan jatuh berguguran. Contohnya jika ada orang menyerang dengan menumbuk muka, si pengamal karate boleh menggunakan teknik menangkis atas. Sekiranya tangkisan atas itu cukup kuat dan mantap, ia boleh mematahkan tangan yang menumbuk itu. Dengan itu tidak perlu lagi membuat serangan susulan pun sudah cukup untuk membela diri.

2. Mizu No Kokoro (Minda itu seperti air) Konsep ini bermaksud bahwa untuk tujuan bela diri, minda (pikiran) perlulah dijaga dan dilatih agar selalu tenang. Apabila minda tenang, maka mudah untuk pengamal bela diri untuk mengelak atau menangkis serangan. Minda itu seumpama air di danau. Bila bulan mengambang, kita akan dapat melihat bayangan bulan dengan terang di danau yang tenang. Sekiranya dilontar batu kecil ke danautersebut, bayangan bulan di danauitu akan kabur.

Adapun ciri khas dan latar belakang dari berbagai aliran Karate yang termasuk dalam “4 besar JKF” adalah sebagai berikut:

1. Shotokan

Shoto adalah nama pena Gichin Funakoshi, Kan dapat diartikan sebagai gedung/bangunan – sehingga shotokan dapat diterjemahkan sebagai Perguruan Funakoshi. Gichin Funakoshi merupakan pelopor yang membawa ilmu karate dari Okinawa ke Jepang. Aliran Shotokan merupakan akumulasi dan standardisasi dari berbagai perguruan karate di Okinawa yang pernah dipelajari oleh Funakoshi. Berpegang pada konsep Ichigeki Hissatsu, yaitu satu gerakan dapat membunuh lawan. Shotokan menggunakan kuda-kuda yang rendah serta pukulan dan tangkisan yang keras. Gerakan Shotokan cenderung linear/frontal, sehingga praktisi Shotokan berani langsung beradu pukulan dan tangkisan dengan lawan.

2. Goju-ryu

Goju memiliki arti keras-lembut. Aliran ini memadukan teknik keras dan teknik lembut, dan merupakan salah satu perguruan karate tradisional di Okinawa yang memiliki sejarah yang panjang. Dengan meningkatnya popularitas Karate di Jepang (setelah masuknya Shotokan ke Jepang), aliran Goju ini dibawa ke Jepang oleh Chojun Miyagi. Miyagi memperbarui banyak teknik-teknik aliran ini menjadi aliran Goju-ryu yang sekarang, sehingga banyak orang yang menganggap Chojun Miyagi sebagai pendiri Goju-ryu. Berpegang pada konsep bahwa “dalam pertarungan yang sesungguhnya, kita harus bisa menerima dan membalas pukulan”. Sehinga Goju-ryu menekankan pada latihan SANCHIN atau pernapasan dasar, agar para praktisinya dapat memberikan pukulan yang dahsyat dan menerima pukulan dari lawan tanpa terluka. Goju-ryu menggunakan tangkisan yang bersifat circular serta senang melakukan pertarungan jarak rapat.

3. Shito-ryu

Aliran Shito-ryu terkenal dengan keahlian bermain KATA, terbukti dari banyaknya KATA yang diajarkan di aliran Shito-ryu, yaitu ada 30 sampai 40 KATA, lebih banyak dari aliran lain. Sebagai perbandingan, Shotokan memiliki 25, Wado memiliki 17, Goju memiliki 12 KATA. Dalam pertarungan, ahli Karate Shito-ryu dapat menyesuaikan diri dengan kondisi, mereka bisa bertarung seperti Shotokan secara frontal, maupun dengan jarak rapat seperti Goju.

4. Wado-ryu

Wado-ryu adalah aliran Karate yang unik karena berakar pada seni beladiri Shindo Yoshin-ryu Jujutsu, sebuah aliran beladiri Jepang yang memiliki teknik kuncian persendian dan lemparan. Sehingga Wado-ryu selain mengajarkan teknik Karate juga mengajarkan teknik kuncian persendian dan lemparan/bantingan Jujutsu. DIdalam pertarungan, ahli Wado-ryu menggunakan prinsip Jujutsu yaitu tidak mau mengadu tenaga secara frontal, lebih banyak menggunakan tangkisan yang bersifat mengalir (bukan tangkisan keras), dan terkadang menggunakan teknik Jujutsu seperti bantingan dan sapuan kaki untuk menjatuhkan lawan. Akan tetapi, dalam pertandingan FORKI dan JKF, para praktisi Wado-ryu juga mampu menyesuaikan diri dengan peraturan yang ada dan bertanding tanpa menggunakan jurus-jurus Jujutsu tersebut.

5. Kyokushin

Kyokushin tidak termasuk dalam 4 besar Japan Karatedo Federation. Akan tetapi, aliran ini sangat terkenal baik didalam maupun diluar Jepang, serta turut berjasa mempopulerkan Karate di seluruh dunia, terutama pada tahun 1970an. Aliran ini didirikan oleh Sosai Masutatsu Oyama. Nama Kyokushin mempunyai arti kebenaran tertinggi. Aliran ini menganut sistem Budo Karate, dimana praktisi-praktisinya dituntut untuk berani melakukan full-contact kumite, yakni tanpa pelindung, untuk mendalami arti yang sebenarnya dari seni bela diri karate serta melatih jiwa/semangat keprajuritan (budo). Aliran ini juga menerapkan hyakunin kumite (kumite 100 orang) sebagai ujian tertinggi, dimana karateka diuji melakukan 100 kumite berturut-turut tanpa kalah. Sosai Oyama sendiri telah melakukan kumite 300 orang. Adalah umum bagi praktisi aliran ini untuk melakukan 5-10 kumite berturut-turut.