Penting Mana: Menabung atau Investasi?

Jakarta – Banyak di antara kita, yang menyadari pentingnya menabung. Tapi, tidak banyak yang mengetahui tujuan menabung. Bahkan, parahnya lagi, masih ada yang belum bisa membedakan pengertian menabung dengan berinvestasi.

Demikianlah secuil kalimat yang dikutip dari buku edukasi reksa dana yang diterbitkan Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapepam LK) dan ditulis Presiden Direktur PT Fortis Investments, Eko B Pratama, sepertidetikFinance kutip, Senin (28/7/2008).

Apa benar antara menabung dan investasi itu berbeda? Menabung selama ini didefinisikan sebagai menyimpan sejumlah uang yang akan digunakan untuk kemudian hari. Semakin banyak dana yang ditabung semakin baik. Kebiasaan menabung adalah awal yang baik buat sesorang untuk mengatur pendanaan yang dimiliki. Tapi karena sifatnya sukarela, menabung tidak memiliki target dan perencanaan tertentu tapi lebih pada tujuan semula seperti membeli rumah atau lainnya. 

Sedangkan berinvestasi adalah suatu proses menabung yang berorientasi pada tujuan tertentu dan bagaimana mencapai tujuan tersebut. 

Sebagian besar masyarakat Indonesia memang masih berstatus penabung bukan investor. Namun dari seorang penabung kini bisa menjadi seorang investor yang peduli akan masa depan.

Dalam bukunya Eko memberikan pertanyaan dasar: Apakah Anda pernah memikirkan tentang kebutuhan masa depan Anda (keluarga) secara finansial? Misalnya, kebutuhan akan proteksi asuransi, rumah dan mobil, pendidikan anak,ibadah umrah atau haji, perjalanan wisata, dan kebutuhan masa pensiun? Jika ya, apakah Anda pernah memikirkan jumlah dana yang dibutuhkan? Juga, kapan Anda membutuhkannya? Semua kebutuhan Anda di atas akan sangat mungkin tercapai apabila Anda melakukan perencanaan sejak dini lewat investasi.

Berinvestasi menurutnya, lebih banyak memberikan keuntungan ketimbang menabung karena dalam berinvestasi ada unsur perencanaan (akan kebutuhan masa depan). Sedangkan, dalam menabung tidak jelas.

Eko memaparkan hal mendasar yang membedakan menabung dengan berinvestasi adalah adanya ketidakjelasan dalam hal: 

  • Tujuan atau kebutuhan secara spesifik, misalnya untuk pendidikan anak, memiliki rumah, atau persiapan pensiun.
  • Seberapa besar dana yang akan dibutuhkan untuk tujuan dimaksud.
  • Kapan kebutuhan itu diperlukan dan jangka waktu (berapa lama) untuk mencapai waktu tersebut. Pilihan/alternatif investasi yang tersedia untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Strategi mencapai tujuan tersebut.

Seseorang melakukan investasi karena dipicu oleh kebutuhan akan masa depan. Tapi banyak masyarakat yang belum memikirkan kebutuhan akan masa depan. Padahal, kalau saja mereka tahu semakin ke depan, biaya hidup seseorang semakin bertambah.

Selain kebutuhan akan masa depan, seseorang melakukan investasi karena dipicu oleh banyaknya ketidakpastian atau hal yang tidak terduga dalam hidup ini (keterbatasan dana, kondisi kesehatan, musibah, kondisi pasar investasi) dan laju inflasi yang tinggi. Itulah tantangan tambahan yang perlu kita hadapi.

Tapi, dengan adanya alternatif instrumen (efek) investasi memungkinkan seseorang bisa memenuhi kebutuhan masa depan, dengan menentukan prioritas kebutuhan, menetapkan perencanaan yang baik serta implementasi secara disiplin.

“Kalau kita mau melakukan investasi, seyogianya, kita mengetahui terlebih dahulu mengenai instrumen-instrumen investasi. Tujuannya adalah agar kita bisa menentukan instrumen mana yang aling baik. Setidaknya, ada tiga instrumen dasar yang perlu kita pahami, yaitu deposito, obligasi, dan saham,” tulis Eko.

Mengapa berinvestasi itu perlu? Karena perekonomian dunia itu ada banyak ketidakpastian & keterbatasan, inflasi membuat harga-harga menjadi mahal, kebutuhan masa depan, tersedianya pilihan instrumen investasi.

Eko juga mengingatkan falsafah investasi agar jangan taruh semua telur dalam satu keranjang. Maksudnya adalah untuk mengurangi risiko, kita perlu menyebar penempatan investasi, sehinga kita terhindar dari risiko kerugian secara total (total loss). 

Jadi siapkah diri Anda beralih dari penabung menjadi investor?.

SUmber : http://www.detikfin ance.com/ read/2008/ 07/28/154456/ 979178/479/ penting-mana- menabung- atau-investasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: