Pengantar Otodidak Algoritma

Semua sepakat bahwa komputer merupakan alat bantu untuk menyelesaikan masalah. Agar komputer dapat menyelesaikan masalah maka perlu dirumuskan terlebih dahulu langkah-langkah dalam suatu rangkaian instruksi. Sekumpulan instruksi yang merupakan penyelesaian masalah dinamakan “Program”.

Agar komputer dapat menjalankan program, maka harus ditulis dalam bahasa yang dapat dimengerti oleh komputer. Karena komputer adalah sebuah mesin maka program harus ditulis dalam bahasa yang khusus dibuat untuk berkomunikasi dengan komputer. Bahasa komputer yang digunakan dalam menulis program dinamakan bahasa pemrograman. Salah satu contoh bahasa pemrograman adalah Bahasa C.

Dalam menyelesaikan masalah dengan bantuan komputer, langkah pertama yang dilakukan adalah dengan membuat desain (rancangan). Desain menyajikan cara berfikir pemrogram dalam menyelesaikan masalah. Desain ini berisi urutan langkah-langkah pencapaian solusi yang ditulis dalam notasi-notasi deskriptif. Urutan langkah-langkah yang sistematis untuk menyelesaikan masalah dinamakan ALGORITMA.

ALGORITMA : urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis.

Algoritma menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah Urutan logis pengambilan keputusan untuk pemecahan masalah .

Contoh Algoritma dalam kehidupan sehari-hari :
Proses Algoritma Langkah dalam Algoritma
Membuat Kue Resep Kue ambil 3buah telur, ambil kuning telur dan kocok
Membuat baju Pola Baju Potong kain sesuai pola
Isi Voucher HP Panduan tekan nomor 555

Notasi Algoritma

Notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman,sehingga siapapun dapat membuat notasi algoritma yang berbeda.Hal yang penting mengenai notasi tersebut adalah mudah dibaca dan dimengerti.Meskipun notasi algoritma bukan notasi baku namun kepatuhan terhadap notasi perlu diperhatikan untuk menghindari kekeliruan.

Beberapa notasi dalam penulisan algoritma :

1.Notasi I : menyatakan langkah-langkah algoritma dengan untaian kalimat deskriptif.

Dengan notasi bergaya kalimat deskriptif, deskripsi setiap langkah dapat dijelaskan dengan bahasa yang gamblang.Misalnya, proses diawali dengan kata kerja seperti ‘baca’, ‘hitung’ , ‘ganti’ dan sebagainya.Sedangkan pernyataan kondisional dinyatakan dengan ‘jika….’ , ‘maka….’.

Notasi ini bagus untuk algoritma yang pendek ,namun untuk masalah yang besar notasi ini tidak mungkin dipakai.Selain itu,konversi dari notasi algoritma ke bahasa pemrograman cendrung relatif sukar.

2.Notasi II: menggunakan diagram alir(flow-chart).

Diagram alir populer pada awal-awal era pemrograman dengan komputer.Diagram alir lebih menggambarkan aliran instruksi didalam program secara visual ketimbang memperlihatkan struktur program.Notasi algoritma ini juga cocok untuk masalah kecil, tidak cocok untuk masalah besar karena akan memerlukan berlembar halaman kertas untuk menggambarkan aliran proses program.

3. Notasi III: menggunakan pseudo-code

Pseudocode (pseudo artinya semu atau tidak sebenarnya) adalah notasi yang menyerupai notasi bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti bahasa C.Hasil pengamatan memperlihatkan bahwa bahasa pemrograman umumnya mempunyai notasi yang hampir mirip untuk beberapa instruksi, seperti notasi if-then-else, while-do,repeat-until,read, write dan sebagainya. Berdasarkan pengamatan tersebut, maka didefinisikan bahwa notasi algoritma yang dapat menjelaskan perintahnya dengan bahasa yang jelas tanpa membingungkan pembaca bisa disebut dengan notasi algoritma menggunakan pseudo-code. Tidak seperti bahasa program yang direpotkan dengan tanda titik koma dan sebagainya, kata-kata khusus,indeks,format, dan lainnya, maka dengan pseudo-code ini akan lebih memudahkan dan menguntungkan. Keuntungan penggunaan notasi pseudo-code ini adalah kemudahan mengkonversinya kebahasa pemrograman, karena terdapat korespondensi antara setiap pseudo-code dengan notasi bahasa program.Korespondensi ini dapat diwujudkan dengan tabel translasi dari notasi algoritma ke notasi bahasa program

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: