life is a journey

To hope is to risk the pain to try is to risk the failure, but risk must be taken,

because the greatest hazard in life is to risk nothing

~ Leo F Buscaglia ( 1924-1998 ) ~

Billi Lim, di salah satu bukunya (Dare To Fail, From A To Z), menyebutkan bahwa hidup adalah suatu pengalaman — apa yang kita lalui, apa yang kita pelajari, apa yang kita rasakan dan sebagainya. Berangkat dari sini, hidup itu sebenarnya adalah segala apa yang kita lalui; baik pahit atau manis, sukses atau gagal, susah atau senang, itulah kehidupan kita dan dari sanalah sesungguhnya hidup kita dibangun.

Satu spirit dengan apa yang ditulis Billi, mungkin kisah kesuksesan Anthony Robbins, layak untuk kita cermati. Anthony Robbin yang awalnya adalah seorang anak muda yang berpenyakitan sejak lahir, pernah menjadi tukang sapu dan tukang pel lantai, namun dengan perjuangan dan keberanian yang luar biasa, ia bangkit dan mengubah dirinya sehingga menjadi public speaker tingkat dunia yang bertarif sangat mahal. Salah satu ungkapannya yang sangat populer yaitu repetition is the mother of skill, seolah menyadarkan kita bahwa dalam hidup ini untuk meraih sesuatu (apa yang kita inginkan) dibutuhkan suatu usaha yang terus-menerus tanpa kenal lelah. Dengan kata lain bahwa apapun yang ingin kita raih memerlukan sebuah proses yang terkadang sangat panjang dan melelahkan (every single achievement need a long process).

Berangkat dari sini, proses adalah suatu tahapan yang harus kita lalui dalam setiap langkah kita untuk mewujudkan segala angan dan impian kita. Kedengarannya memang sederhana, mudah dan (mungkin) indah, namun menjadi rumit ketika kita berhadapan dengan kenyataan di lapangan (facing with the true reality) yang terkadang begitu pahit dan menyakitkan. Terlebih lagi setelah melewatinya dengan sangat panjang dan melelahkan serta menghabiskan begitu banyak energi dan biaya, kita justru sampai pada suatu muara yang bernama kegagalan. Dan segala macam rasa kecewa, marah, stres dan frustrasi mulai menghampiri kita. Tak jarang kita menjadi takut dan malas untuk kembali berproses (baca : berusaha) karena selalu dihantui oleh makhluk yang bernama kegagalan.

Ada ungkapan populer yang mengatakan ‘Life Must Go On’. Memang benar, walau apapun yang tejadi hidup memang harus terus berjalan, karena pada hakekatnya hidup adalah sebuah perjalanan (life is a journey), maka tak ada pilihan lain bagi kita kecuali harus terus berjalan, mengalir bersama sang kehidupan. Dalam setiap perjalanan pastilah kita akan bertemu dengan berbagai macam kejadian (suka, derita, gagal, sukses dan sebagainya) yang akan menjadi warna-warni dalam perjalanan kehidupan kita. Namun, sebagaimana ungkapan di atas, hidup harus terus berjalan, karena berjalan dan terus berjalan adalah hukum besinya kehidupan.

Dalam setiap perjalanan (proses) yang kita lakukan, tentu sangat dibutuhkan yang namanya kesabaran dan keikhlasan. Kesabaran dan keikhlasan untuk menerima segala kritikan, hujatan, makian bahkan ketika kita harus kembali berhadapan dengan kegagalan (face with the failure). Kesabaran memang amat kita butuhkan agar kita bisa mengambil hikmah dari segala apa yang terjadi dan yang kita hadapi. Ada orang bijak yang mengungkapkan ‘kesabaran adalah pohon pahit yang berbuah manis. Memang benar, jika diibaratkan sebagai sebuah pohon, kesabaran adalah pohon yang teramat pahit, namun, ketika tiba waktunya berbuah, maka buahnya akan terasa amat sangat manis.

Swami Vivekananda pernah mengungkapkan ‘good and evil have an equal share in moulding character, in some instances misery is a greater teacher than happiness’. Dengan kata lain, baik dan buruk, kelebihan dan kekurangan, memiliki peran yang sama dalam pembentukan karakter, dalam keadaan tertentu kesedihan adalah guru yang lebih baik dari pada kebahagiaan.

Kehidupan memang berwajah sangat kompleks, penuh dengan beraneka warna dan bergerak dengan sangat dinamis. Namun demikian, seperti yang pernah disarankan oleh Stephen Covey, bahwa hidup ini singkat, jadi cobalah untuk menikmatinya dan memanfaatkannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: