Prediksi Soal Ujian Nasional (UN) SMP/SMA Tahun 2009

Terima Kasih Sebelumnya Telah mau mampir ke blog sederhana saya ini.

Disini saya sebagai bloger yang baru belajar untuk berusaha menghadirkan Blog yang berkesan dan saling memberikan pembelajaran buat saya pribadi.

Silahkan Download Beberapa Artikel yang saya suguhkan di WebBlog ini :

Prediksi Soal Ujian Nasional (UN) SMP/SMA Tahun 2009

PREDIKSI SOAL UN Tahun 2009 untuk SMP dan SMA IPA/IPS dapat didownload secara gratis di sini. Penulis berharap soal-soal tersebut dapat bermanfaat bagi para siswa SMP dan SMA dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional mendatang. Soal-soal ini hanya dipergunakan sebagai bentuk latihan atau try out, bukanlah merupakan bocoran soal. Pesan penulis agar para siswa tetap belajar dengan giat dalam menghadapi Ujian Nasional mendatang.

Sebagian file dalam bentuk PDF. Pastikan bahwa komputer Anda sudah terinstalasi program PDF. Adapun kumpulan materi prediksi soal UN SMP dan SMA untuk tahun pelajaran 2008/2009 dapat di-download di bawah ini.

Download Prediksi Soal UN SMP

Kunci Jawaban Prediksi Soal UN SMP

Download Prediksi Soal UN dan Kunci Jawaban SMA IPA

Download Prediksi Soal UN dan Kunci Jawaban SMA IPS

Tambahan:

Download Latihan Soal Matematika dan Jawaban Ujian Nasional (UN) untuk SMK

Download Latihan Soal dan Jawaban SMA Kelompok Bahasa

Untuk memenuhi permintaan pengunjung, soal-soal latihan UAN SD dapat didownload berikut ini.

Untuk Download yang laink Klik  ==== >>  ” Download”

Blog Bisnis Internet

Belajar Melalui Action Plan 14 Hari Video Series Blog Bisnis Internet

video blog bisnis internet

Anda akan belajar melalui Video yang Anda tonton langsung secara online seperti Anda menonton video dari Youtube, dengan kualitas gambar yang lebih bagus. Yang berisi panduan yang perlu Anda lakukan dalam membuat Blog Bisnis Internet dan menjalankan bisnis Anda melalui blog. Dalam setiap Video akan diberikan ringkasan, apa yang perlu Anda lakukan, materi tambahan dan waktu penyelesaiannya.

kursus blog bisnis internet

Saya membagi belajar melalui ebook dan video action plan berdasarkan hari menjadi 14 hari dengan target waktu belajar dan pengerjaan blog bisnis internet kira-kira 1-2 jam perhari agar Anda tidak overload dan tidak menggangu aktifitas pekerjaan Anda sehari-hari lainnya. Anda bisa mengatur waktu belajar setiap harinya sambil diam-diam membangun bisnis di internet. Dan bagi Anda yang cepat dan memiliki waktu luang, bisa meringkas waktu belajar tersebut menjadi lebih cepat.

Dengan kursus online blog bisnis internet ini maka Anda tidak perlu terikat dengan waktu dalam belajar dimana hal ini tidak bisa Anda dapatkan pada waktu mengikuti kursus biasa, karena penyelenggara kursus yang menentukan waktunya dan Anda perlu hadir pada hari dan waktu yang ditetapkan, sedangkan dengan kursus online ini, Anda bisa memasukkan waktu belajar dalam jadwal Anda setiap hari di waktu senggang Anda bisa malam hari, hari sabtu, hari minggu, dll, tanpa mengganggu pekerjaan dan aktifitas Anda.

Dan belajar dengan cara menonton langsung di komputer Anda sekarang ini, Anda tidak perlu pergi kemana-mana (macet dijalan, transportasi, dll), belajar sambil praktek langsung di komputer Anda saat ini , dimana video bisa Anda tonton dan diulangi berkali-kali dengan menekan tombol pause, play and replay contohnya Anda menonton video, lalu klik tombol pause, dan Anda kerjakan blog Anda lalu klik tombol play lagi, klik pause, klik play, dan seterusnya mempraktekkan sesuai video sampai selesai!


Uas Berakhir hari ini

Akhirnya kelar juga untuk uasnya semua telah di lewati dengan doa dan harapan bisa mendapatkan hasil yang maksimal. sambil menunggu hasil ujian keluar mari kita plurk dulu ….. masih banyak sesuatu yang belum aku ketahui di dunia maya ini fuih harus melakukan apa saja ya semuanya terasa sangat berbeda apa bila belum pernah melihat sesuatu yang nyata

Hus, kayaknnya ngelantur cerita aku ini yang penting sekrang mari mampir ke Plurk yuk ajak temen2nya untuk bersahabat disini Klik aja lagi bingung hari ini udah lama gak pernah posting, jadi sekrang posting bawaannya ngawur semua.

Memilih PC dan Modem

Agar dapat memanfaatkan akses internet secara optimal, kami sarankan agar anda menggunakan spesifikasi komputer seperti terlampir :

  • CPU. Sebaiknya membeli prosesor / CPU generasi baru (Pentium II atau Pentium III).
  • RAM harus cukup. Memori 16 MBytes sering memperlambat kerja anda, minimal minta diupgrade sampai 32 MBytes (disarankan 64 MBytes)
  • Harddisk. Harddisk dengan tipe IDE cukup murah dan memiliki akses memadai. Tidak perlu membeli Harddisk tipe SCSI yang berharga 2-3 kali lipat lebih mahal.
  • Ukuran Harddisk disarankan minimal 800 MBytes, disarankan minta 4 Giga Bytes.
  • Monitor berukuran 15″ jauh lebih nyaman dibanding 14″. Pandangan lebih luas dan memudahkan editing.
  • Gunakan Windows 95 (RAM 32 MBytes) atau Windows 98 (RAM 64 MBytes).
  • Pastikan membeli modem yang cocok / kompatibel dengan dengan kemampuan protokol V.90. Dengan protokol ini anda dapat menikmati kecepatan akses hingga 56 kbps. Mintalah penjual agar menginstall driver modem. Instalasi modem dapat dilihat disini.
  • Mintakan penjual agar menginstall software aplikasi internet, misalnya Internet Explorer (kalau bisa versi 5.0 keatas), Outlook Express (untuk e-mail). Anda juga dapat melihat aplikasi internet  dan mendownload sofware melalui server kami disini.

Jenis layanan surat melalui internet (E-mail)
Ada dua jenis layanan email yang ada di internet saat ini, yaitu webmail dan mail dengan client (POP3).

Webmail
Untuk layanan webmail, anda hanya perlu mengakses situs mail melalui browses internet anda untuk membuka maupun mengirim e-mail. Contoh layanan webmail ini adalah : www.plasa.com.

Keuntungan

  • Tidak memerlukan software khusus, cukup menggunakan browser (Internet Explorer atau Netscape) anda dapat menggunakan email.
  • Cocok untuk pengguna pemula, karena tidak perlu instalasi maupun setting software.
  • Cocok untuk pengguna yang menggunakan internet melalui PC secara berpindah-pindah (misalnya di warnet).

POP3 Mail
Untuk menggunakan POP3 mail, anda perlu menginstal software mail client (misalnya : Outlook Express, Eudora Mail), dan melakukan setting sesuai mail server anda. Sebagai catatan, biasanya pada setiap PC Windows telah terinstall Outlook express. Contoh layanan POP3 mail adalam
mail.telkom.net.

Keuntungan POP3

  • Cepat, karena mail akan didownload ke PC anda. Cocok untuk lalu lintas mail yang cukup banyak.
  • Cocok bagi pengguna yang memiliki PC sendiri (tidak berpindah-pindah).

Layanan mail mana yang perlu dipilih ?
Untuk keperluan surat-menyurat, Telkom telah menyediakan layanan mail gratis, baik webmail maupun POP3. Untuk webmail, anda dapat mendaftar di
http://mail.plasa.com/, sedangkan POP3 anda dapat memanfaatkan layanan http://mail.telkom.net (catatan : mail telkom.net saat ini telah dilengkapi interface  webmail sehingga anda dapat mem-view via browser).

Sangat kami sarankan agar Anda menggunakan layanan mail di dalam negeri, terutama layanan tersebut diatas. Penggunaan layanan mail luar negeri (misalnya : Hotmail, MailCity, YahooMail) akan merupakan pemborosan bandwidth backbone luarnegeri yang cukup mahal.

Penggunaan mail plasa.com maupun telkom.net selain menghemat bandwidth, layanannya juga lebih cepat karena menggunakan jaringan nasional Telkom.

Bagaimana cara mendaftar mail ?
Cukup anda kunjungi website
http://mail.plasa.com/ atau http://mail.telkom.net, lalu ikuti petunjuknya.

Situs Menarik
Beberapa situs yang menarik untuk dikunjungi adalah :

Mencari situs
Internet menyediakan informasi yang tidak terbatas, yang jadi persoalan adalah bagaimana cara mencarinya. Untuk itu, anda dapat melakukan pencarian dengan menggunakan seach engine.

dikutip : http://www.sijiwae.net/

http://technet.microsoft.com/en-us/library/bb490991.aspx

Tips Meningkatkan Keamanan Jaringan Anda

Seperti yang kita lihat di saat ini, Internet telah tumbuh dan berkembang hingga mencapai angka beberapa juta unit komputer yang terkoneksi di berbagai belahan dunia. Dari hari ke hari pula informasi yang terkandung di dalam jaringan Internet tersebut semakin lengkap, akurat, dan penting. . Informasi telah menjadi suatu asset yang sedemikian berharga sehingga perlu mendapat perlakuan yang lebih spesifik. Selain itu pula, kemajuan yang dicapai dalam bidang pengembangan sistem operasi komputer sendiri dan utulitasnya sudah sedemikian jauh dimana tingkat performansi, keandalan dan fleksibilitas software menjadi kriteria utama dalam proses pengembangan software.

Dengan semakin penting dan berharganya informasi tersebut dan ditunjang oleh kemajuan pengembangan software, tentunya menarik minat para pembobol (hacker) dan penyusup (intruder) untuk terus bereksperimen guna menemukan dan mempergunakan setiap kelemahan yang ada dari konfigurasi sistem informasi yang telah ditetapkan Bertolak dari kenyataan di atas, muncul sebuah konsep yang lebih sering disebut dengan Network Security. Pada awalnya, konsep ini menjelaskan lebih banyak mengenai keterjaminan (security) dari sebuah sistem jaringan komputer yang terhubung ke Internet terhadap ancaman dan gangguan yang ditujukan kepada sistem tersebut. Cakupan konsep tersebut semakin hari semakin luas sehingga pada saat ini tidak hanya membicarakan masalah keterjaminan jaringan komputer saja, tetapi lebih mengarah kepada masalah-masalah keterjaminan sistem jaringan informasi secara global.

Beberapa negara Eropa dan Amerika bahkan telah menjadikan Network Security menjadi salah satu titik sentral perhatian pihak-pihak militer masing-masing. Sebenarnya, masalah Network Security ini timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal yang kita miliki dengan wide-area network (seperti Internet). Jadi, selama jaringan lokal komputer kita tidak terhubung kepada wide-area network, masalah Network Security tidak begitu penting. Tetapi hal ini bukan berarti memberikan arti bahwa bergabung dengan wide-area network adalah suatu hal yang menakutkan dan penuh bahaya. Network Security hanyalah menjelaskan kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal kita dengan wide-area network.

Secara umum, terdapat 3 (tiga) kata kunci dalam konsep Network Security ini, yaitu:

* resiko / tingkat bahaya,

* ancaman, dan

* kerapuhan sistem (vulnerability) Resiko atau tingkat bahaya Dalam hal ini, resiko berarti berapa besar kemungkinan keberhasilan para penyusup dalam rangka memperoleh akses ke dalam jaringan komputer lokal yang dimiliki melalui konektivitas jaringan lokal ke wide-area network.

Secara umum, akses-akses yang diinginkan adalah :

* Read Access : Mampu mengetahui keseluruhan sistem jaringan informasi.

* Write Access : Mampu melakukan proses menulis ataupun menghancurkan data yang terdapat di sistem tersebut.

* Denial of Service : Menutup penggunaan utilitas-utilitas jaringan normal dengan cara menghabiskan jatah CPU, bandwidth maupun memory. Ancaman Dalam hal ini, ancaman berarti orang yang berusaha memperoleh akses-akses illegal terhadap jaringan komputer yang dimiliki seolah-olah ia memiliki otoritas terhadap akses ke jaringan komputer. Kerapuhan System (Vulnerability) Kerapuhan sistem lebih memiliki arti seberapa jauh proteksi yang bisa diterapkan kepada network yang dimiliki dari seseorang dari luar sistem yang berusaha memperoleh akses illegal terhadap jaringan komputer tersebut dan kemungkinan orang-orang dari dalam sistem memberikan akses kepada dunia luar yang bersifat merusak sistem jaringan. Untuk menganalisa sebuah sistem jaringan informasi global secara keseluruhan tentang tingkat keandalan dan keamanannya bukanlah suatu hal yang mudah dilaksanakan.

Analisa terhadap sebuah sistem jaringan informasi tersebut haruslah mendetil mulai dari tingkat kebijaksanaan hingga tingkat aplikasi praktisnya. Sebagai permulaan, ada baiknya kita melihat sebuah sistem jaringan yang telah menjadi titik sasaran utama dari usaha-usaha percobaan pembobolan tersebut. Pada umumnya, jaringan komputer di dunia menggunakan sistem operasi Unix sebagai platform. Unix telah menjadi sebuah sistem operasi yang memiliki keandalan tinggi dan tingkat performansi yang baik. Tetapi, pada dasarnya Unix tersusun oleh fungsi-fungsi yang cukup rumit dan kompleks. Akibatnya, Unix juga memiliki beberapa kelemahan seperti bug-bug (ketidaksesuaian algoritma pemrograman) kecil yang kadang kala tidak disadari oleh para pemrogram Unix. Selain itu, utilitas-utilitas yang memanfaatkan Unix sebagai platformnya, seringkali mempunyai bug-bug tersendiri pula.

Nah, hal-hal inilah yang sering dieksploitasi oleh para hacker dan intruder di seluruh dunia. Guna mencegah berhasilnya eksploitasi para hacker dan intruder tersebut, dikembangkan sebuah konsep yang dikenal dengan UNIX Network Security Architecture.

Arsitektur ini mencakup 7 lapis tingkat sekuriti pada jaringan. Ketujuh lapis tersebut adalah sebagai berikut :

* Lapis ke-7 : Kebijaksanaan

* Lapis ke-6 : Personil

* Lapis ke-5 : Local Area Network

* Lapis ke-4 : Batas Dalam Jaringan

* Lapis ke-3 : Gateway

* Lapis ke-2 : Paket Filtering

* Lapis ke-1 : Batas Luar Jaringan Kebijaksanaan Lapis kebijaksanaan menjadi pelindung terhadap keseluruhan program proteksi dan sekuriti jaringan yang diterapkan.

Lapis ini mempunyai fungsi mendefinisikan kebijakan-kebijakan organisasi mulai dari resiko yang paling besar yang mungkin didapat hingga bagaimana mengimplementasikan kebijaksanaan yang diambil terhadap prosedur-prosedur dasar dan peralatan yang digunakan. Lapis ini menjadi salah satu penentu utama keberhasilan program proteksi dan sekuriti sistem. Personil Lapis ini mendefinisikan segi manusia dalam sistem jaringan informasi. Personil yang melakukan instalasi, konfigurasi, pengoperasian hingga orang-orang yang mampu menjalankan akses-akses yang tersedia di sistem adalah termasuk dalam lapis ini. Kebijakan yang diambil pada lapis ini pada dasarnya harus mencerminkan tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam program proteksi dan sekuriti ini. Local Area Network Lapis selanjutnya mendefinisikan peralatan-peralatan dan data-data yang harus mendapatkan proteksi. Selain itu, lapis ini juga mencakup prosedur-prosedur pengawasan dan kontrol yang sering diterapkan dalam sistem. Batas Dalam Jaringan Batas Dalam Jaringan mendefinisikan lapisan sistem yang terkoneksi secara fisik ke daerah penyangga yang menjadi pemisah antara sistem jaringan informasi lokal dengan jaringan luar. Batas ini menjadi penting karena titik ini menjadi sasaran utama usaha-usaha eksploitasi untuk memperoleh akses illegal. Ada baiknya daerah penyangga ini dikonsentrasikan pada satu titik sehingga penerapan prosedur pengawasan dan kontrol menjadi lebih mudah. Demikian pula bila datang serangan dari luar sistem, hanya akan terdapat satu titik masuk yang paling utama. Dengan demikian, akan lebih mudah mengisolasi sistem yang dimiliki dari konektivitas ke luar bila terjadi gangguan.

Gateway Gateway mendefinisikan menjadi pintu utama dari dan ke sistem yang dimiliki. Kebijaksanaan proteksi dan sekuriti sebuah sistem yang terkoneksi dengan wide-area network seharusnya lebih mengarahkan usaha-usaha yang ada untuk mengamankan lapis ini sebaik mungkin. Servis-servis publik ada baiknya diletakkan pada lapis tersebut guna meminimisasi kemungkinan akses yang lebih jauh ke dalam sistem. Paket Filtering Lapis ini mendefinisikan platform yang berada di antara network interface lapis 3 (gateway) dengan network interface yang menjadi tempat penerapan metoda Firewall. Lapis tersebut lebih bersifat sebagai program yang menjalankan fungsi pengawasan (monitoring) terhadap paket-paket data yang masuk maupun yang keluar sistem. Batas Luar Jaringan Batas Luar Jaringan mendefinisikan titik dimana sistem terhubung dengan wide-area network dan kita tidak memiliki kontrol langsung terhadap titik tersebut. Seperti yang telah dijabarkan di atas, lapis ke-3 menjadi titik utama dan yang paling rawan dalam network security ini. Implementasi kebijaksanaan yang diambil pada layer ini hanya bisa dilakukan secara software. Terdapat beberapa jenis security software yang bisa digunakan untuk memperkuat usaha proteksi dan sekuriti sistem pada lapis ke-3 ini. Di antaranya adalah : TCP Wrapper Program ini menyediakan layanan monitoring dan kontrol terhadap network services.

Pada dasarnya, yang dilakukan oleh program ini adalah membuat daftar log mengenai aktivitas-aktivitas hubungan yang terjadi. Program ini dapat diambil secara gratis melalui anonymous FTP via ftp.cert.org yang terletak pada direktori pub/tools/tcp_wrappers/tcp_wrappers.* Swatch Program Swatch menggabungkan daftar-daftar log yang telah diciptakan oleh program-program utilitas lain di samping kelebihannya yang mampu dikonfigurasi sehingga pada saat melakukan logging, Swatch bisa melakukan aksi lain berdasar pada prioritas-prioritas tertentu. Swatch tersedia melalui anonymous FTP dari sierra.stanford.edu pada direktori pub/sources. SOCKS library dan sockd Program ini menjadi alternatif lain dari implementasi konsep TCP Kegunaan utama program ini adalah mengkonsentrasikan semua layanan umum internet pada suatu titik. dijalankan oleh pada saat permintaan layanan tertentu muncul dan hanya memperbolehkan koneksi dari host-host yang telah terdaftar. Program ini tentu saja juga melakukan aktivitas log yang berkaitan dengan koneksi yang terjadi. Program ini dapat diperoleh melalui anonymous FTP pada host s1.gov pada direktori /pub dengan nama socks.tar.Z.

Sumber : Joko Yuliantoro & Onno W. Purbo

Booting Linux/Slackware dengan Windows Vista Boot Loader

Hari ini saya sedang setting Komputer dengan Bundled Windows Vista, untuk di Install Linux (Slackware dalam kasus saya). Karena ini komputer punya Negara (kantor maksudnya) dan Vistanya Legal (bundled soalnya), maka saya tidak ingin Menghapus Vistanya. Dan saya memperhitungkan, siapa tahu linuxnya mau di babat sama orang (pengguna lain) maka saya tidak menggunakan Lilo/Grub sebagai boot loader nya.

Saya memilih untuk menggunakan Boot loader Windows Vista, sehingga bila suatu saat linuxnya di hapus atau ada masalah, tidak terlalu repot memperbaikinya (walau pun sebenarnya bisa). Sekalian juga mencoba-coba edit-edit Boot loader Vista,soalnya baru megang Vista nih 😀
Sebelum mencoba langkah yg saya lakukan, ada baiknya membackup data2 hdisk dulu, kalo di komputer bisa bikin recovery Disk (kalo bundled biasanya ada) lebih baik di buat Recovery Disknya dulu. Tapi kalo memang percaya langkah2 yg saya tulis disini bener dan yakin gak bakal ngelakuin kesalahan, proses backup di skip juga gak papa.

Kalo backup sudah dilakukan (atau di skip) maka langkah berikutnya adalah instalasi linux, saya anggap proses ini dapat dilakukan dengan baik, jadi gak perlu saya tulis disini. Perlu diingat, saat instalasi loader linux, baik lilo maupun grub, jangan lupa installnya ke Boot Record partisi, bukan ke Boot Record hadisk (MBR).

Langkah-langkah untuk melakukannya:

  1. Siapkan LiveCD linux (apa aja.. )

  2. Booting menggunakan liveCD linux itu (saat booting, pilih booting dari cd. Atau setting di bios agar booting ke CD)

  3. Backup Boot Sector Windows Vista:

    • mount partisi atau removabel disk untuk menaruh backup,dapat dilakukan dengan:

      mount /dev/[partisinya] /direktori/tempat/mount -t [filesystemnya]

      Kebetulan, dalam kasus saya, saya menaruh backup bootsector di partisi Windows Vista yang ada di /dev/sda1. Jadi perintahnya:

      mount /dev/sda1 /media/hd -t ntfs-3g

    • melalui shellmasukan perintah berikut:

      dd if=/dev/[hdisk] of=/direktori/tempat/mount/[file backup] bs=512 count=1

      dalam kasus saya, perintahnya:

      dd if=/dev/sda of=/media/hd/mbr_Vista bs=512 count=1

  1. Mengambil Boot Sector Linux:

    • mount partisi Windows Vista,dapat dilakukan dengan:

      mount /dev/[partisinya] /direktori/tempat/mount -t [filesystemnya]

      Kebetulan, dalam kasus saya, partisi Windows Vista telah termount sewaktu membackup boot sector Windows Vista. Seperti dijelaskan pada point 3

    • melalui shellmasukan perintah berikut:

      dd if=/dev/[partisi Linux] of=/direktori/tempat/mount/[file backup] bs=512 count=1

      dalam kasus saya, perintahnya:

      dd if=/dev/sda2 of=/media/hd/slackware.mbr bs=512 count=1

  1. Reboot ke Windows Vista

  2. Mengkonfigurasi Boot Loader Vista

    • jalankan command prompt dengan hak akses sebagai administrator (klik kanan pada cmd dan pilih “Run as Administrator”

    • Buat entry baru pada Boot Loader Vista, dengan perintah:

      bcdedit /create /d “[nama tampilan]” /application BOOTSECTOR

      ganti [nama tampilan] dengan kata yang mencerminkan OS linux anda. Dalam kasus saya, saya gunakan kata slackware, sehingga perintahnya:

      bcdedit /create /d “slackware” /application BOOTSECTOR

      perintah ini akan menampilkan ID untuk entry ini, untuk langkah selanjutnya {ID} diganti dengan id yang didapat dari perintah diatas, dalam kasus saya Idnya {676b3747-dd4c-11dd-b5ab-001e37e12f45}

    • masukan perintah:

      bcdedit /set {ID} device boot

      dalam kasus saya:

      bcdedit /set {676b3747-dd4c-11dd-b5ab-001e37e12f45} device boot

    • masukan lokasi boot sector image, dengan perintah:

      bcdedit /set {ID} PATH \[lokasi boot sector image]

      dalam kasus saya jadinya:

      bcdedit /set {676b3747-dd4c-11dd-b5ab-001e37e12f45} PATH \ slackware.mbr

    • menambah entry yang baru saja dibuat agar ditampilkan di pilihan Booting. Perintah yang digunakan:

      bcdedit /displayorder {ID} /addlast (bila mau diletakan diakhir)

    • Mengubah waktu timeout penampilan menu. Perintah yang digunakan:

      /bcdedit /timeout [detik]

      Kalo saya menggunakan waktu 10 detik, jadi perintahnya:

      /bcdedit /timeout 10

  1. Merestart komputer dan nikmati hasilnya


Catatan:

International Traditional Karate Federation

The International Traditional Karate Federation (or ITKF; known in Japanesa as Kokusai Dentō Karate Renmei ) is the international governing body for Traditional Karate. ITKF follow the teachings of shotokan‘s founder, Gichin Funakoshi. This organisation was founded by Hidetaka Nishiyama.

international_traditional_karate_federation_logo1

History

ITKF is the direct successor of the International Amateur Karate Federation (IAKF), which was established on September 27, 1974 at a constitutional meeting in New York City. This meeting was attended by the world’s national Karate federation representatives.

Six years before, in 1968, there had been growing worldwide interest for the formation of an international Karate federation that would also oversee the presentation of international competitions. At that time, in response to this increasingly worldwide interest, the American Amateur Karate Federation (AAKF), now the ITKF member from the United States, organized the World Invitational Karate-Do Tournament which was held at two sites, Los Angeles, California, U.S.A. and Mexico City, Mexico. The AAKF invited the team representatives from Asia, Europe, North and South America. It was this international tournament held in 1968 which was to be later recognized as the first truly world-scale competition. In addition, it was at this time that the participating international delegations met and agreed to form an international Karate organization. The date of the agreement was November 3, 1968. It was this agreement and the representatives involved that were to later form the basis for the formal constitutional formation of the IAKF in 1974.

The IAKF moved with deliberate and diligent purpose, as in 1975, when it mounted its First World Karate-Do Championship in Los Angeles, California. This tournament was followed in succession by World Karate-Do Championships in 1977 in Tokyo, Japan, 1980 in Bremen, West Germany and 1983 in Cairo, Egypt. The IAKF also moved to strengthen and revitalize the growth of the Traditional Karate sport on a continental level. This was done through IAKF Continental Organizations in Africa, Asia-Oceania, Europe and Pan America which mounted their own continental championships.

So as to more clearly differentiate and identify its exclusive and separate jurisdiction over the sport of Traditional Karate, the IAKF officially changed its name in May, 1986 to the International Traditional Karate Federation (ITKF).

ITKF Officials and Instructors

Instructor Rank Position Country Headquarters’ official site
Hidetaka Nishiyama 10th Dan Chairman U.S.A. ITKF
Dr. Vladimir Yorga 8th Dan Vice President Serbia ETKF, STKS
J. Michael Crowe General Secretary U.S.A. ITKF
Aiko Torii Treasurer U.S.A. ITKF
Rick Jorgensen 7th Dan Director Canada CTKF
Rajeev Sinha 7th Dan Director India TKFI
Sabeth Mukhsin 8th Dan Director Indonesia FKTI
Luciano Puricelli 6th Dan Director Italy FIKTA
Nobuhiro Tsurume 7th Dan Director Japan JTKF
Dr. Wlodzimierz Kwiecinski 7th Dan Director Poland TKFP
Kenneth Taylor 5th Dan Director U.K. UKTKF
Jorge Hernández 4th Dan Director Costa Rica ITKF Costa Rica